Langsung ke konten utama

Perjalanan Ini

AdeHaze
Perjalanan ini
Kebisingan yang selalu kudengar sekarang bias dalam relung hati dan hanya bisa dirasakan sendiri. pandangan yang selalu kulihat sekarang hanyalah ilusi mata yang rindu akan mereka. kini kutinggalkan tempat yang membuatku mengerti siapa aku. menunggu kereta yang akan membawaku jauh dari pandangan yang selalu kukenang. dalam waktu yang kian menipis aku mendambakan seseorang datang untuk mengucapkan kata "selamat tinggal". tapi itu hanyalah angan belaka sampai waktu keberangkatan sudah didepan mata. memasuki gerbong kereta dengan rasa kesepian. mendengar alunan nada kebisingan baja yang berdenyit pilu. kutinggalkan untuk waktu yang lama. terbayang senyuman mereka membuat air mataku jatuh. rasa yang terbendung kini jelas bahwa tiada yang mengharapkanku. perjalanan yang panjang yang akan merubah cara pandangku. kuharap mereka tetap mau mengakuiku sebagai teman.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ashabul Maimanah

Sahabat Dan Cinta

-Suatuhari Cinta dan Sahabat berjalan di Desa.... -Tiba-tiba Cinta jatuh ke dalam Telaga... -Kenapa ? -Karna Cinta itu buta !!! -Lalu Sahabatpun ikut terjun... -Kenapa ? -Karena Sahabat apapun demi Cinta -Di dalam telaga cinta menghilang -Kenapa ? -Karena Cinta itu halus, Mudah hilang jika tidak dijaga dan sulit di cari, -Sedangkan Sahabat Masih mencari dan menunggu Cinta... -Kenapa ? -Karena Sahabat itu sejati dan akan kekal sebagai Sahabat yang setia -Sahabat kan ada dan selalu ada -Meski sekarang hanya tinggal kenangan -Tak ada lagi canda dan tawa... -Ketika susah, senang bersama... -Tapi Persahabatan tak akan pupus... -Selalu dekat... -Di Sini... -Di Hati... Dari Sahabat Mu Fayyadh As Ade Haze

Ramadhan ~ Diriku pada saat itu, diriku yang kemarin, diriku yang sekarang, dan diriku dihari esok~

Semenjak kemarin aku disibukkan dengan Hacking Visual Novel, mencoba untuk mengoprek dalaman isi software yang entah kenapa ingin kumainkan dengan bahasa yang kumenegerti. Yah, Karena memang kebanyakan Visual Novel sangat sedikit yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa yang bisa kumengerti. Dan aku sendiri memang tak sempat untuk mempelajari bahasa mereka. Padahal hampir tiap hari aku melihat, mendengar bahasa Jepang. Tapi keinginan dan waktu untuk mempelajarinya masih terbilang belum ada. Berhubung saya juga masih cupu dalam membuka daleman isi Visual Novelnya, jadi ya aku menggunakan alternatif lain. Biarpun memang agak sedikit kurang nyaman, dengan menggunakan bantuan Visual Novel Reader yang proyeknya sudah lama mati, ATLAS, ITH, dan lain sebagainya sebagai alat bantu untuk ku agar dapat lebih mengerti cerita yang ada pada Visual Novel tersebut. Yah, ketika berhasil melakukan itu, tapi masih belum kumainkan. Karena memang sekarang lagi dalam tengah ujian semester akhir, ya...